header

RAMEN, BENARKAH BERASAL DARI JEPANG?

Japanesse Ramen


Macam ragam mie yang berasal dari jepang, pasti anda tidak asing lagi dengan beberapa makanan ini, yaitu Udon, Soba dan Ramen. Tapi taukah anda ternyata ramen itu bukanlah asli diciptakan olrh bangsa jepang itu sendiri.

Ramen merupakan salah satu mie yang di adaptasi dari China, di China disebut 'lamian'. Pada dialek Hokkaian lamian merupakan mie yang direnggangkan, arti namanya persis seperti cara pembuatan mie tersebut.

Menurut buku The Untold History of Ramen (2014) tulisan dari George Solt, kemungkinan besar ramen diperkenalkan oleh koki yang berasal dari Tionghoa disalah satu restoran yang ada di Tokyo pada saat itu kira - kira tahun 1910.

Kemudian apakah perbedaannya dengan Soba ataupun Udon? Ramen dapat dibedakan melalui teksturnya yang lebih tebal dan lebih kenyal ketimbang Udon maupun Soba. kemudian dari warna nya yang lebih kekuningan, dan bumbu yang lebih terasa pekat dan berasa kaldu.

Taukah anda sebelum disebut sebagai ramen, 'ramen' ini dahulu disebut sebagai 'shina soba' atau dapat diartikan mie china. Mie China ini pertama kali dihidangkan kepada Tokugawa Mitsukuni. yang membuat mie china ini adalah seorang ilmuwan konghucu yang sedang dalam pengasingan dari Dinasti Ming yang di undang ke Domain Mito.

Konon, ramen bisa dinikmati oleh masyarakat banyak pada zaman Meiji setelah Ramen ini memasuki restoran - restoran di pemukiman penduduk Tionghoa di Kota Kobe dan Yokohama. Zaman sekarang Ramen sudah menjadi makanan favorit di dunia. Jika anda perhatikan sudah banyak toko dan restoran yang menghidangkan ramen sebagai menu andalan mereka.

Jika anda sudah sering mengkonsumsi ramen, apakah anda tau jenis - jenis ramen itu? Berikut Jenis - jenis ramen yang dapat saya temukan.

Baca Juga : Indahnya Lembah Harau Salah Satu Icon Sumatera Barat


Shio

japanesse ramen
Shio berarti garam dalam bahasa jepang. Shio merupakan ramen yang paling dahulu dikenal. Kuahnya berwarna kekuningan dengan rasa asin lebih asin dari ramen lainnya. Mie yang digunakan yaitu mie dengan tekstur yang tebal dan tidak keriting, bentuknya seperti lurus memanjang.

Shio merupakan bumbu tertua dari kuah ramen yang terinspirasi dari tempat asalnya di China. Shio ini sangat populer di daerah Hakodate, yaitu sebuah kota yang berada di pulau Hokkaido. Topping yang digunakan yaitu potongan daging ayam, daun bawang, sayuran dan nori disampingnya.



Shoyu

japanesse ramen
Shoyu dalam bahasa jepang berarti kecap. Ramen ini merupakan sajian makanan klasik yang ringan disantap. Kuahnya yang berwarna kecoklatan terbuat dari kecap yang menyatu dengan kuah kaldu. Ramen ini memiliki rasa asin dan gurih.

Shoyu atau kecap merupakan bumbu yang banyak digunakan di wilayah Kanto yang awalnya berasal dari Yokohama. Shoyu biasanya dipadukan dengan daging ayam, seafood, ataupun kaldu yang dihasilkan dari daging sapi. Mie yang digunakan merupakan jenis mie yang keriting dan tidak terlalu tebal. Topping yang biasa digunakan yaitu rebung, nori, telur rebus, daun bawang dan taoge.



Miso

japanesse ramen
Miso ramen merupakan ramen yang penyajiannya berbeda dengan ramen pada umumnya. Ciri khas miso ramen ini adalah kuah yang lebih kental berwarna kuning kecoklatan karena terbuat dari pasta miso yang dicampur dengan kaldu ayam atau ikan.

Ramen ini juga bisa dikatakan sangat populer meskipun masih baru. Ramen ini baru populer pada pertengahan tahun 1960-an. Miso ramen sangat populer di bagian utara Hokkaido dimana udara yang cukup dingin. Rasa gurih miso ramen ini lebih kuat dari ramen lainnya. Mie yang digunakan yaitu mie keriting yang tebal tapi tidak terlalu kenyal.



Ramen Curry

Ramen Curry mempunyai ciri khas yang lebih kental dibandingkan dengan ramen lainnya, dan juga memiliki rasa yang lebih kaya. Warna kuah yang agak keruh menandakan penggunaan bumbu rempah yang cukup banyak. dari segi rasa kuah ramen curry ini lebih mudah disantap oleh lidah orang indonesia yang suka masakan berbumbu.


PUBLISHED BY : MAGENTA

Post a Comment

0 Comments